Pages

Showing posts with label iecc. Show all posts
Showing posts with label iecc. Show all posts

Wednesday, November 23, 2011

Syukuran Pak Dir IECC, Mantap






(maaf, efek kamera kurang bagus) Foto diatas merupakan foto saat syukuran Pak Direktur IECC,mas Daris, di SOTO AYAM Pak Har. Seneng rasanya bisa kumpul-kumpul bareng IECC, ditengah BEM yang masih nggak jelas, nggak ganti2 Pres BEM nya, politik yang semakin membingungkan, yang penting bisa kumpul2 bareng IECC, dan ada yang mentraktir, makasih Pak Dir atas traktirannya, semoga kerjanya lancar dan sukses.

Thanks buat kebersamaan IECC, ada Pak Dir, Bu rina, Deni, Bunga, Ita, Nadia, Nanang, Dadang, dan aku pastinya, hehe.... (maaf, yang tidak hadir, tidak disebutkan ^_^)

Salam IECC

Thursday, August 25, 2011

Makan-Makan Cangkruk di Jembatan Merr

Sabtu malam, 20 Agustus, aku ada acara makan-makan bareng bersama anak-anak IECC. Memang nggak semuanya bisa ikut, soalnya udah banyak yang pulang ke rumah masing-masing. Karena aku masih di Surabaya, jadi aku ikut aja buat ngisi waktu. Acara makan-makannya usai shalat tarawih. Kita kumpul jam 8.30 malam di depan bem. Tapi jam segitu belum ada yang dateng, baru bu sekdir aja. Alhasil kita mesti nunggu sampe jam 9 malem.

Sebenarnya kita sendiri nggak ada rencana bakal makan-makan dimana, pokoknya kita kumpul dulu, baru nentukan mau kemana. Ada ide dari bu sekdir, akhirnya kita ke jembatan Merr. Aku sendiri masih belum pernah pergi kesana malam waktu malam. Tapi kalo lewat jembatan Merr udah pernah, soalnya yang paling aku inget yaitu ada kampus Stikom. Biar pernah makan di jembatan Merr, biar tau gimana suasananya, katanya murah jajanannnya.

Kaki Lima Jembatan Merr Surabaya (Sumber foto dari www.wijanarko.net)
Sesampainya di jembatan Merr, huah, ternyata ramai sekali suasananya. Jadi bisa dibilang tempat ini menjadi tempat nongkrong bagi para muda-mudi. Dari ujung sampai ujung, sepeda berderet, trotoar jembatan penuh dengan orang cangkrukan. Cocok buat orang yang suka cangkruk malem-malem. Tapi bukan berarti kalo kita kesini suka cangkruk malem-malem, kita cuma pingin mencari suasana berbeda aja, suasana yang merakyat nan murah meriah. Biar nggak melulu ngumpulnya di Kfc buat beli gocengan, kalo nggak gitu ya ke McD, kayak nggak ada pilihan lain ya, tapi dulu juga pernah sekali ke pasar malam TP. Jadi sekali-kali ngumpul keluar tanpa membahas kegiatan di IECC, tapi buat refreshing.

Di jembatan Merr, kita dapet tempat paling ujung, lumayan lah nggak dihimpit kepadatan kanan kiri. Suasananya memang beda, serasa tanpa batas, beberapa kendaraan lewat lalu lalang, bisa lihat luasnya langit di malam hari nan gelap, pemandangan lampu. Kali ini memang beruntung, bisa makan gratis, tidak disangka ternyata ada yang mentraktir, hahaha. Ada yang pesan mi goreng + telor, mi rebus + telor, teh, susu jahe, dll. Sambil nunggu pesanan datang, kita ngobrol2. Eh, ada penjual kacang rebus lewat, beli deh. Ada penjual kripik singkong lewat, beli juga deh, hehe. Ada juga yang beli pentol. Kalo dikeroyok, jajannya cepet habis. Sesekali ada juga pengamen, ada juga orang yang minta2, kayaknya perlu disiapkan uang receh. Jajanan habis, beberapa saat kemudian pesanan datang. Akhirnya, kita makan juga.... Saatnya dilahap!

Itulah secuil cerita saat aku makan-makan di jembatan Merr. Mungkin perlu pakai jaket kalo kesini, biar nggak kena angin malem, haha.....

Thursday, December 16, 2010

Artikelku di Harian Surya Kolom Warteg: Jika Mahasiswa ITS Mengajar

Jika Mahasiswa ITS Mengajar

Pendidikan, hal sangat penting. Sebagai mahasiswa, kita juga harus bisa berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia. Meskipun tidak bisa berdampak cepat dan besar, setidaknya kita bisa peduli terhadap kondisi pendidikan di lingkungan masyarakat sekitar dengan cara-cara yang bisa dilakukan sesuai dengan kemampuan. 


Oleh karena itu, mahasiswa ITS yang bergabung dalam program ITS Mengajar mencoba berkontribusi dan peduli terhadap pendidikan di sekitar kampus ITS melalui kegiatan tutorial yang diadakan setiap minggu dengan jam tutorialnya menyesuaikan ketentuan jam dan jadwal dari pihak sekolah. ITS Mengajar merupakan kegiatan tutorial dalam rangka persiapan mengahadapi ujian nasional kelak, yang mana diadakan di beberapa sekolah yang ada di sekitar kampus ITS. Seperti SDN Kejawan Putih Tambak 1, Kejawan Putih Tambak 2, SDN Raden Paku, SMP, dan SMA Yapita, dan SMA Hidayatul Ummah. 


Program ITS Megajar ini diadakan oleh Badan Semi Otonom (BSO) ITS Education Care Center (IECC) yang merupakan badan yang peduli terhadap pendidikan sekitar dan dinaungi BEM ITS. Program ini juga mengajak para mahasiswa yang ingin berkontribusi dengan menjadi tutor dalam kegiatan ini. 


Pada hari Sabtu, tepatnya tanggal 11 Desember 2010, ITS Mengajar berlangsung di SDN Kejawan Putih Tambak 1 dan 2 yang biasa disebut SDN KPT 1 dan SDN KPT 2. Tutorial di SDN KPT 1 ini dimulai dari pukul 10.30-12.00 WIB, bersama tutor Kak Jeffry, Ririn, dan Imas. Kali ini suasana kelas sedikit berbeda dari biasanya, suasana sedikit bisa terkontrol, tenang, lebih kondusif. Hal ini dikarenakan dibantu dengan wali kelasnya dalam mengondisikan kelas. 


Berbeda dengan Sabtu sebelumnya yang suasananya agak ramai karena siswanya yang terbilang superaktif. Materi yang diajarkan yaitu matematika dengan memberikan soal-soal yang diujikan di tahun-tahun sebelumnya. Kali ini para pelajar cukup antusias karena ada award berupa snack ringan di akhir tutorial bagi yang bisa mengerjakan soal.


Lebih seru lagi ketika tutor mengetahui apa keinginan mereka setelah lulus SD nanti, serta pesan dan kesan dari mereka untuk para tutor. Kebanyakan mereka mengungkapkan ingin melanjutkan ke SMP. Sementara pesan dan kesannya kebanyakan ucapan terima kasih, bahkan ada yang mendoakan agar kami cepat lulus kuliah. “Aduh, aku jadi terharu kalau membaca pesan dan kesan mereka,” ungkap tutor Ririn. Hal serupa juga terjadi di SDN KPT 2. 


“Harapannya, semoga program ITS Mengajar ini bisa berguna bagi adik-adik yang diajar dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional kelak, selain itu juga bisa belajar untuk berkontribusi meski itu kecil yaitu dari mahasiswa untuk bangsa,” ungkap Fefi, Ketua Program ITS Mengajar.